Sunday, 19 April 2015

PERMATA HATIKU



Aku rindu .. emak .. abah ..  dua insan yang terlalu besar jasa mereka , yang terlalu besar pengorbanan mereka . Meskipun aku berusaha menjadi seorang anak yang sehabis baik , meskipun aku berusaha menjadi seorang anak yang mampu menjadi saham akhirat buat mereka , tapi itu belum cukup untuk membalas segala jasa dan pengorbanan mereka untuk aku ..

Emak , abah ..
Dulu , tika aku kecil , merekalah insan yang tidur tak lena , bahkan tidak tidur seharian menjaga kerenah aku ..
Dulu , tika aku kecil , hanya yang ada di fikiranku merengek meminta dibelikan mainan itu , mainan ini , dan pasti , emak abah akan turuti jua keinginanku itu meskipun mereka tidak punya wang .. 
Dulu , tika  aku kecil , merekalah tempat aku mengadu cerita , bersandar bahu untuk menangis , mendakap tubuh mereka , seakan hilang segala resah gelisah ..

Emak , abah ..
Kini aku sudah menginjak dewasa ..
Sudah menjadi seorang gadis ..
Menjadi seorang mahasiswi di universiti ..
Kutanam cita – cita besar ..
Untuk membawa kalian jejakkan kaki ke tanah suci Mekah ..

Terima kasih emak abah ..                 
Kerana sanggup membesarkan anakmu ini ..
Mengajar aku mengenal Allah pencipta alam ..
Mengajar aku erti kehidupan ..
Yang mana bukan kekayaan menjamin ketenangan ...
Tetapi hati yang luhur kunci kebahagiaan ..  

Emak , abah ..
Maafkan aku jika pernah menghiris hatimu ..
Terkadang aku ditekan emosi ..
Terkadang aku tidak memikirkan perasaanmu ..
Walaupun tidak pernah ditunjukkan rasa itu ..
Kalian tetap yang terbaik bagiku ..

Emak abah ..
Maafkan aku jika belum sempurna menyayangi kalian  ..
Jika aku belum sempurna berbakti kepada kalian ..
Tetapi aku berjanji  ..
Tak akan aku tinggalkan kalian di waktu usia tua mu ..
Tidak akan kubiarkan kalian di kaki jalan sendirian mencari sesuap nasi ..
Tidak akan aku jadi anak derhaka yang tinggalkan kedua ibu bapanya di rumah kebajikan ..

Kalian adalah ladang ibadahku .. ku harapkan kita bersama berpimpin tangan menuju destinasi yang abadi ..

No comments:

Post a Comment